top of page

Pilah Sampah di Sekolah: Jangan Asal Buang, Kenali Dulu Sampahmu!

Aug 31
2 min read


Membangun budaya peduli lingkungan di sekolah tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat sampah. Langkah pertama yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran dan kebiasaan untuk membuang sampah dengan benar.

Di lingkungan SMK PKP 1 JIS, masih banyak jenis sampah yang sering membuat siswa bingung. Misalnya, kantong plastik yang masih berisi sisa makanan, box makanan berbahan kertas yang sudah berminyak, gelas plastik yang masih berisi minuman, bungkus makanan multilayer, hingga tisu bekas. Secara kasat mata, benda-benda tersebut terlihat mudah dikategorikan, tetapi kondisi sampahnya menentukan bagaimana sampah tersebut seharusnya ditangani.


Kenali Sebelum Membuang


Prinsip sederhana yang dapat diterapkan siswa adalah:

1. KOSONGKAN

Jika wadah masih berisi makanan atau minuman, kosongkan terlebih dahulu.

2. PISAHKAN

Pisahkan isi dengan kemasannya. Sisa makanan tidak seharusnya ikut masuk bersama botol atau kantong plastik.

3. PILAH

Setelah bersih dan terpisah, masukkan ke tempat sesuai kategorinya berdasarkan sistem pemilahan yang diterapkan sekolah.

4. JANGAN DIPAKSA

Tidak semua benda berbahan kertas otomatis menjadi sampah kertas. Box makanan yang sudah sangat berminyak atau kotor, misalnya, dapat masuk kategori residu sesuai sistem pengelolaan sampah sekolah.

5. KENALI SAMPAH KHUSUS

Baterai, kabel, lampu, dan perangkat elektronik rusak tidak seharusnya dicampur dengan sampah biasa. Sampah jenis ini membutuhkan penanganan khusus.

Dari “Buang Sampah” Menuju “Peduli Sampah”

Membangun budaya pilah sampah tidak harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Jangankan memilah, membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya saja merupakan langkah penting yang harus dibangun terlebih dahulu.

Karena itu, perubahan perilaku dapat dilakukan secara bertahap:


BUANG → TERTIB → PILAH → MANFAATKAN

Ketika siswa sudah terbiasa bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya sendiri, tahap berikutnya adalah mengembangkan budaya pemilahan, pengolahan, hingga melihat sampah sebagai sesuatu yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi.

Bagi SMK PKP 1 JIS, gerakan peduli lingkungan juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran nyata. Persoalan sampah dapat menjadi ruang bagi siswa untuk belajar memecahkan masalah, berinovasi, menggunakan teknologi, bekerja sama, dan menciptakan solusi yang berdampak bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.

Sampahku, Tanggung Jawabku

Menjaga kebersihan sekolah bukan hanya tugas petugas kebersihan. Setiap warga sekolah memiliki peran yang sama.

Sebelum membuang, lihat.


Sebelum mencampur, pisahkan.


Sebelum mengeluh tentang sampah, mulai dari diri sendiri.

Karena sekolah yang bersih tidak hanya dibangun dengan banyaknya tempat sampah, tetapi dengan kesadaran setiap orang untuk bertanggung jawab terhadap sampahnya.

SMK PKP 1 JIS — Mulai dari hal kecil, membangun budaya besar untuk lingkungan yang lebih baik.


 
 
 

Comments


WEBSITE - CTA_edited.jpg
WEBSITE - CTA 2.png

Daftar Sekarang dan Jadilah Bagian dari Kami!

Segera bergabung bersama PKP Jakarta Islamic School dan rasakan pengalaman belajar yang membentuk karakter, prestasi, serta akhlak mulia. Tempat terbaik untuk tumbuh dan berkembang sebagai generasi penerus bangsa!

bottom of page